Dikatakan Hendri, dari sekian banyak program yang akan dijalankan oleh kepengurusannya ke depan, ada 2 program yang masuk skala prioritas yang segera dilaksanakan yakni melakukan sertifikasi kepada semua karyawan hotel yang tergabung dalam IHKA Samarinda khususnya sertifikasi dibidang housekeeping mulai dari level staf hingga manajer.
Sertifikasi housekeeping ini sendiri menurutnya sangat penting karena ruang lingkup pekerjaanya menuntut untuk selalu menjaga kebersihan kamar serta sejumlah publik area yang ada dilingkungan hotel seperti taman restaurant hingga back office guna memberikan kenyamanan pengunjung yang datang dan menginap.
Selain itu, ke depan pihaknya juga ingin menjalin kerja sama dengan sejumlah sekolah perhotelan untuk memberikan pelatihan seputar kegiatan housekeeping.
“Kami ingin kerja sama dengan sekolah untuk berkolaborasi memberikan pelatihan. Selama ini yang dari sekolah untuk ke hotel khususnya housekeeping kurang bekalnya, karena pengajarnya bukan orang praktisi. Apalagi di hotel-hotel (tentu) berbeda standart aturanya,” tutur Hendri yang pernah bekerja di Hotel Le Meridians Changi di Singapura ini.
Dia berharap, dengan dukungan 12 pengurus IHKA Samarinda yang baru dilantik bisa memberikan sumbangsih nyata bagi kemajuan industri perhotelan di Kota Tepian. Apalagi tren sektor pariwisata belakangan ini jelasnya terus menunjukan peningkatakan yang cukup signifikan.
“Sekarang saja, okupansi hotel-hotel juga mulai bagus, hampir rata-rata di atas 50 persen, walaupun saat puncak pandemi (Covid-19) yang lalu beberapa hotel terpaksa tutup untuk sementara waktu. Tapi sekarang sudah mulai naik terus (okupansi),” papar Hendri yang pernah mengenyam pendidikan jurusan manajemen perhotelan di PPLP Dyana Pura, Bali ini.
Penulis dan Editor: Maruly Z