“Kalau secara kumulatif, dihitung dari Januari sampai Mei 2021, surplus sebesar 6,36 miliar US Dollar,” kata Kepala BPS Kaltim, Anggoro Dwitjahyono, Kamis (1/7/2021) hari ini.
Neraca perdagangan di Kaltim dipengaruhi oleh nilai ekspor dan impor. Nilai Eskpor Kaltim mencapai 1,76 Miliar US Dollar atau mengalami kenaikan sebesar 19 persen bila dibandingkan April 2021 yang berada diangka 1,47 miliar US Dollar. Bila dibandingkan nilai ekspor yang terjadi pada Mei 2020, ekspor Kaltim bulan lalu mengalami kenaikan hingga 84 persen. “Ekpos Kaltim ini strukturnya masih ditopang Tambang, dan Industri. Kalau pertanian hanya 0.12 persen,” lanjutnya.
Sedangkan bila dilihat dari aktivitas impor di Kaltim, terjadi peningkatan yang signfikan pada impor yang terjadi Mei 2021 dibandingkan Mei 2020. Impor Kaltim bulan lalu, mengalami peningkatan hingga 317,87 persen. Saat ini impor Kaltim nilainya mencapai 275,14 juta US Dollar. “Kalau impor didominasi minyak mentah ya, mecapai 44,33 persen, terus industri juga 44,16 persen,” ujar Anggoro.
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor: Aspian Nur