"Pertamax dan Pertamax Turbo di wilayah yang menerapkan PLB mengalami peningkatan konsumsi cukup signifikan," kata Satria, Kamis (27/5/2021) hari ini.
Kenaikan konsumsi itu secara rinci mulai dari Pertalite 57 persen dari konsumsi rerata sebelum PLB 547 KL/hari menjadi 861 KL/hari. Kemudian Pertamax mencatat kenaikan 20 persen dengan konsumsi sebelum PLB 130 KL/hari menjadi 157 KL/hari.
Sedangkan Pertamax Turbo yang mempunyai nilai RON paling tinggi yaitu 98 di kelas produk Gasoline mencatat kenaikkan konsumsi 17 persen. Dimana sebelum PLB konsumsi di 6,9 KL/hari menjadi 8,1 KL/hari.
"Dari catatan dalam kurun waktu dua bulan terakhir ini, dapat disimpulkan masyarakat sudah lebih mempertimbangkan dan memilih BBM dengan nilai RON tinggi," sebut Satria.
PBL diluncurkan untuk 6 wilayah di Kalimantan pada akhir Maret lalu. Diantaranya Kota Balikpapan, Samarinda, Pontianak, Mempawah, Kotawaringin Timur dan Banjarmasin. Bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan BBM dengan nilai oktan tinggi 90 yang dimiliki jenis Pertalite.
Harga Pertalite pun disamakan dengan Premium yakni Rp6.450 per liter. "Nilai RON tinggi menghadirkan BBM yang lebih ramah lingkungan," tandas Satria.
Terdapat 6 SPBU di Balikpapan yang turut menjalankan PLB diantaranya SPBU 6176101 Karang Anyar, 6176103 MT Haryono, 6476115 Jalur Lintas Balikpapan-Samarinda KM 9, 6476105 Kebun Sayur, 6476107 Stal Kuda, 6476117 Gunung Guntur.
Penulis: Hendra
Editor: Aspian Nur