Pare.
"Untuk penumpang yang berangkat itu sebanyak 1.030 orang, dengan kapasitasnya 1.700 penumpang. Ini sesuai atauran dari pemerintah yang hanya boleh mengangkut 75 persen dan ini baru 60 persen saja," ungkap Isyadi.
Nah, untuk persyaratan keberangkatan terhitung mulai tanggal 18 hari ini hingga 24 nanti, untuk rapid test antigen hanya berlaku 1x24 jam.
"Itu yang memang sudah divalidasi bersama dengan tiket penumpang. Artinya, hanya berlaku sehari saja, jadi mulai hari ini sampai tanggal 24 nanti lebih diperketat, untuk selanjutnya ya kami menunggu informasi selanjutnya," terangnya.
"Artinya, dengan kondisi saat ini untuk protokol kesehatan (prokes) wajib diterapkan, mulai menjaga jarak, mencuci tangan serta menggunakan masker," sambungnya.
Saat disinggung terkait dengan kapan akan terjadi puncak arus balik, Slamet mengatakan diperkirakan pada Sabtu (22/5/2021) mendatang yakni KM Adithya dan Minggu (23/5/2021) KM Pantokrator.
"Ya, diperkirakan itu Sabtu dan Minggu," imbuhnya.
Sehingga, kata Slamet untuk mengantisipasi hal tersebut untuk Pelabuhan Bontang sudah beroperasi, sehingga penumpang asal atau tujuan Kutai Timur (Kutim) dan Berau akan memilih disana.
"Jadi pasti terpecah kepadatannya, tetapi kami akan tetap melakukan antisipadi-antisipasi yang diperlukan. Kamiakan terapkan satu pintu pelayanan, yaitu pintu utama, kalau yang depan pelabuhan ya takut macet," tandasnya.[]
Penulis : Nancy
Editor : Rusdi