“Secara mayoritas, komoditi bahan kebutuhan pokok masih normal-normal saja, cabai itu sudah panen raya di Jawa, jadi harganya sekarang ikut menurun terus,” kata Tajuddin kepada korankaltim.com, Jumat (30/4/2021) hari ini.
Berperan meredam lonjakan harga-harga melambung tinggi di pasaran dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok terutama di kawasan kecamatan yang jauh, Disperindag menggelar operasi pasar di empat kecamatan pada pertengahan April tadi hingga awal Mei nanti.
“Operasi pasar sudah kami laksanakan, dan ini masih berlangsung hingga pekan depan. Ada empat kecamatan yakni Tabang, Kembang Janggut, Kenohan dan Muara Kaman dan ada 14 desa yang kami lakukan operasi pasar murah,” ungkapnya.
Untuk Kecamatan Tabang, operasi pasar dilakukan di Desa Sido Mulyo, Baru, Bilatalang, Muara Pedohon dan Desa Umaq Bekuai. Kecamatan Kembang Janggut dilaksanakan di Desa Kelekat dan Genting Tanah. Kecamatan Kenohan dilaksanakan di Desa Kahala Ulu, Ilir dan Desa Tuana Tuha dan Kecamatan Muara Kaman dilaksanakan operasi pasar di Desa Rantau Hempang dan Desa Lebaho Ulaq.
Untuk menyediakan semua bahan kebutuhan pokok dengan harga yang sangat terjangkau bagi masyarkat, Disperindag setiap operasi pasar yang dilakukan selalu menggandeng rekan distributor ataupun agen yang menyediakan bahan pangan dan bahan kebutuhan pokok.
“Kami fokus wilayah hulu karena memang yang jauh jangkauan kan. Pertama dilakukan di Kecamatan Tabang selama lima hari, kemudian dilanjutkan di Kembang Janggut dan Kenohan dan pekan depan hingga tanggal 5 Mei kita lakukan di Muara Kaman. Untuk penyediaan bahan kebutuhan pokok, kami bermitra dengan Bulog,” tutup Tajuddin.
Penulis Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur