"Role model ini kan bahasa mudah kita untuk jadi contoh bagi teman-teman pelaku usaha kecil menengah lainnya, jadi tujuannya kalau menjadi role model maka mendapatkan tambahan operasional jam tambahan hingga 23.00," kata Fida kepada korankaltim.com, Jumat (5/3/2021).
Afe sapaan akrabnya menjelaskan dengan upaya ini diharapkan geliat ekonomi di Tenggarong khususnya dan Kukar pada umumnya tetap bisa berjalan di masa-masa pandemi dengan syarat memenuhi protokol kesehatan.
"Role model ini memancing karena menjadi role model itu tidak sulit hanya disiplin saja menerapkan itu dan jadwal operasional kita jamin bertambah hingga jam 23.00 dan kalau ini berhasil tidak hanya 23.00 saja mungkin maksimal dan kemampuan UKM itu melakukan usaha bisa sampai pukul 24.00 arahnya kan nanti ke sana, jadi ini untuk memancing," jelasnya.
Ia pun berharap kepada pelaku UKM yang belum menjadi role model bisa mengikuti jejak seperti pelaku usaha yang sudah jadi role model.
"Karena tidak begitu sulit dan pendaftaran tidak mengeluarkan uang, hanya butuh disiplin dan semangat kita untuk bersama-sama mengatasi penyebaran covid ini," harapnya.
"Kami pun dalam menerapkan di lapangan tidak boleh melarang, dan kita orang lapangan harus pandai untuk mendesain agar usaha tetap berjalan dan upaya penyebaran covid-19 ini tetap maksimal," demikian Afe.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Bambang Irawan