"Jadi untung banget bisa puluhan juta karena satu helai daunnya saja bisa Rp25 juta bahkan lebih kalau ada pembeli yang pengen banget nggak ditawar malah bikin kita untung," ujar Surani seperti diwartakan sindonews.com.
Naiknya harga Janda Bolong disebabkan budaya latah setelah tanaman ini jadi tren di kalangan pemilik rumah elite dan rumah-rumah yang desainnya minimalis. "Ini karena tanaman ini viral sih di media sosial jadi banyak dah diburu ibu milenial karena ibu milenial itu suka yang nge-trend," jelasnya.
Sejak beberapa bulan terakhir selalu ada orang yang mencari tanaman janda bolong. Tanaman hias ini memang memiliki beberapa jenis yang berbeda dengan tingkat perawatan yang berbeda pula sehingga faktor ini sangat mempengaruhi harga.
"Mahal karena berbeda-beda jenis. Seperti (yang cukup mahal) Monstera Variegata. Coraknya putih hijau ada kekuning-kuningan, itu beda-beda jenisnya. Perawatan lebih susah, otomatis demand lebih tinggi, harga lebih tinggi lagi," ungkapnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di sindonews.com hari Selasa 29 September 2020 dengan judul Perlu Dicoba Nih! Jualan Janda Bolong Untungnya Gede Lho.