Bimtek sendiri, lanjutnya diikuti 25 peserta yang dipilih dari 82 peserta yang secara mandiri mendaftar melalui sistem dalam jaringan (daring) sejak dibuka pendaftaran pada Juni lalu. "Dua kali bimtek ini kami gunakan pola baru dalam pencarian peserta yaitu melalui pendaftaran online (daring). Respons masyarakat besar sekali untuk mengikuti kegiatan seperti ini. Sekaligus efektif, apalagi dimasa pandemi. Semua jalankan protokol Covid-19 sesuai arahan Dinkes," lanjut Faisal.
Dia menambahkan, pada hari pertama bimtek diisi materi promosi, branding, pemasaran dan persoalan standart pengolahan pangan industri serta regulasinya yang disampaikan narasumber yakni Silviana Purwanti dan Rita Dinar Tiurmaida.
Sementara itu, khusus materi motivasi dan digital marketing, disampaikan langsung oleh Kepala Disperin, Muhammad Faisal, sedangkan untuk materi praktek disampaikan oleh ibu Diana, salah seorang pegiat IKM (Industri Kecil Menengah) pangan yang cukup berhasil di Samarinda.
Salah seorang peserta kegiatan, Fetty Fatimah mengaku gembira bisa mengikuti bimtek ini setelah terpilih dari sekian banyak peserta yang mendaftar secara online. “Senanglah bisa ikut bimtek, saya ingin menambah pengetahuan dan wawasan lagi setelah selama ini mencoba usaha makanan snack membantu orang tua tapi masih belum bisa maksimal hasilnya. Apalagi sekarang saya sedang mencoba mandiri sendiri berusaha tentu membutuhkan wawasan baru,” ucapnya.
Penulis: Maruly Zainuddin
Editor : Rusdi