"Di dunia usaha, kompetisi bukan suatu yang harus ditakuti. Adanya maskapai asing masuk akan membuat kompetisi menjadi lebih baik dan efisien," kata Ketua Kadin Rosan Roeslani seperti dikutip dari Kompas.Com, Jumat (7/6/2019).
Menurutnya, maskapai yang sudah menyambut rencana tersebut adalah AirAsia dan harga yang ditawarkan masih bagus serta sanggup dibeli masyarakat Indonesia.
"Tujuan masuknya maskapai asing ini untuk menunjang kompetisi harga tiket yang saat ini melonjak tinggi," ucapnya.
Kendati begitu, maskapai nasional tidak perlu khawatir karena melihat dari market share-nya Lion Air dan Garuda Indonesia masih terbaik dan jadi pilihan utama.
Selain itu, masuknya maskapai asing selaras dengan rencana pemerintah untuk meningkatkan industri pariwisata di Indonesia.
"Perusahaan asing yang masuk melihat potensi penduduk Indonesia sebanyak 267 juta orang dan destinasi pariwisata yang menarik," tandasnya. (*)