Disinggung mengenai upaya DPRD Kaltim dalam menanggapi hal itu telah dilakukan komunikasi guna meminta penjelasan terhadap minimnya capaian itu. Namun Saleh tak menampik beberapa faktor kendala tentunya turut mempengaruhi kinerja OPD.
"Seperti salah satunya mengenai Sumber Daya Manusia (SDM) berkaitan dengan proses lelang," ungkap Saleh, Kamis (5/10/2023).
Selain itu ia menyampaikan faktor lainnya seperti ketidakmampuan dalam pengelolaan program yang telah dirancang dan disetujui, sebab baginya apabila para SDM mampu dalam menjalankan program yang ada maka seharusnya Disdikbud Kaltim memiliki capaian daya serap anggaran yang tinggi.
"Mohon maaf mesti saya sampaikan seperti ketidakmampuan SDM dalam mengelola program, karena ini merupakan salah satu yang harus diperhatikan," jelasnya.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini menegaskan dalam menyikapi adanya capaian daya serap anggaran yang minim pada Disdikbud Kaltim ia berharap pimpinan OPD itu mampu melakukan beberapa terobosan agar akselerasi kinerja dapat terwujud dalam penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim 2023.
"Kita harapkan pimpinan Disdikbud Kaltim mampu melakukan terobosan dengan waktu yang ada supaya anggaran yang tersedia dapat bermanfaat untuk pendidikan di Kaltim," tutupnya. (adv)