Hamas sapaan akrabnya mengatakan sejauh ini belum ada keputusan pasti tentang siapa nama yang akan menjabat sebagai Pj Gubernur Kaltim, namun ia menegaskan sudah ada dua nama yang mengerucut dari beberapa usulan nama Pj Gubernur Kaltim.
"Kami belum dapat keputusan nama sejauh ini masih menunggu, tapi yang kami ketahui sudah ada dua nama yang mengerucut yaitu pak Akmal Malik dan pak Alimuddin," ucap Hamas, Minggu (1/10/2023).
Kendati demikian melalui sumber lain tepatnya pada Wikipedia, nama Akmal Malik yang juga merupakan Direktur Jendral (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah ditetapkan sebagai Pj Gubernur Kaltim yang mana ia mulai menjabat per 2 Oktober, sebelumnya Akmal Malik juga pernah menjabat sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat dengan masa periode 12 Mei 2022 sampai 12 Mei 2023.
Hamas mengungkapkan rencana pelantikan itu juga turut diundang seluruh Kepala Daerah 10 Kabupaten/Kota di Kaltim, Anggota DPR RI Dapil Kaltim, Anggota DPRD Kaltim hingga Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltim. "Ini kebetulan saya akan langsung berangkat ke Jakarta, karena undangan pelantikan dimulai pukul 7.30 WIB," jelasnya.
Sebagai informasi masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi telah habis pada 30 September, namun berhubung 1 Oktober jatuh pada hari Minggu maka pelaksanaan pelantikan ditetapkan pada 2 Oktober, artinya ada sela kekosongan jabatan Kepala Daerah di Kaltim, Hamas menyebutkan untuk sementara dipimpin oleh Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Kaltim.
"Bu Sekda langsung yang menjadi Plh karena ini sifatnya sementara untuk mengisi kekosongan satu hari dan kebetulan tepat pada perayaan Hari Kesaktian Pancasila," ucap Hamas. (Adv)
Editor: Aspian Nur