Ungkapan itu langsung disampaikannya pada Rapat Paripurna ke-36 DPRD Kaltim dengan agenda pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024, yang mana rapat paripurna tersebut merupakan agenda terakhir Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi sebelum masa jabatannya habis pada 1 Oktober mendatang.
Selain menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Syafruddin yang biasa disapa Udin ini seketika menyeletuk akan mengusulkan Isran Noor untuk menjadi anggota kabinet apabila Pilpres dimenangkan pasangan Amin.
"Apalagi kalau nantinya pasangan Amin memenangkan Pilres 2024, saya pribadi akan mengusulkan pak Isran masuk dalam kabinet," ucapnya, Senin (25/9/2023) malam.
Apalagi secara struktur partai, Isran Noor saat ini masih menahkodai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrasi (NasDem) begitupun dengan Syafruddin yang merupakan Ketua DPW PKB Kaltim. Ini mengacu pada Koalisi Indonesia Perubahan dan Perbaikan yang mana terdiri dari Partai NasDem, PKB dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
"Apalagi saat ini kita berada dalam satu koalisi, dan sejauh ini saya pribadi pun menyegani sosok pak Isran," ujarnya.
Bukan tanpa alasan ia menyampaikan di hadapan para hadirin Rapat Paripurna ke-36 DPRD Kaltim, hal itu lantaran sejauh ini ia menilai masih sangat minim kabinet kementerian diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) asli Kaltim. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin