Setidaknya 3 Perusda itu meliputi PT Jamkrida yang menerima penambahan penyertaan modal sebesar Rp100 miliar, PT Melati Bhakti Satya (MBS) sebesar Rp18,8 miliar dan PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara sebesar Rp3,55 triliun. Sehingga jika ditotal penambahan penyertaan modal yang ada sebesar Rp3,67 triliun.
"Kami dapat memberikan penyertaan modal pada Bankaltimtara sebesar Rp 3,5 triliun dan dua perusahaan daerah lainnya. Saya mohon bersama-sama untuk menjelaskan penggunaan anggaran yang telah dialokasikan," ucapnya, Sabtu (23/9/2023).
Untuk diketahui dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2023 ini mengalami peningkatan sebesar Rp8,12 triliun dari semula Rp17,2 triliun, sehingga dari peningkatan anggaran yang ada total besaran APBD Kaltim 2023 sebesar Rp25,32 triliun yang mana merupakan angka tertinggi dalam sejarah APBD Kaltim.
"Kami bersyukur atas kenaikan anggaran tahun 2023 yang tentunya berdampak pada pembangunan Kaltim secara keseluruhan," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin