Salah satu apresiasi datang dari Ismail yang interupsi ketika Isran Noor ingin beranjak pergi mendahului karena memiliki kegiatan lain. Ismail mengungkapkan, sejumlah prestasi yang telah ditoreh atas kepiawaian Isran-Hadi dalam menggali potensi sehingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltim selalu mengalami peningkatan dari Rp9 triliun di awal masa jabatan dan Rp25 triliun di akhir jabatan.
"Prestasi lainnya juga seperti komitmen dibidang pembangunan infrastruktur, pendidikan dengan program beasiswa Kaltim," terang kader Partai Nasdem asal dapil Bontang-Kutim-Berau ini, Rabu (13/9/2023).
Anggota Fraksi Demokrat Nasdem DPRD Kaltim ini juga menuturkan beberapa catatan yang belum terselesaikan dan berharap agar dapat disempurnakan sebelum berakhir masa jabatannya.
Catatan tersebut diantaranya seperti persoalan penyelesaian kasus aset Pemprov di Loa Bakung yakni Perumahan Korpri yang dihuni para pahlawan daerah yang merupakan orang berjasa terhadap pembangunan Kaltim. "Saya yakin pak gubernur mampu memberikan solusi atas persoalan yang sudah cukup lama ini," tuturnya.
Selanjutnya ia meneruskan masukan dan harapan masyarakat Kaltim yang terhimpun dalam organisasi Forum Petani Kelapa Sawit Kaltim untuk dapat perhatian serius dari pemerintah dengan memasukkan perwakilan petani sawit dalam tim penyusun harga tandan buah segar (TBS) bersama Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) dan pemerintah.
"Insyaallah ini bisa direalisasikan sebelum pak gubernur purna tugas. Harapan terakhir saya kepada pak gub dan Wagub untuk lanjutkan dan tuntaskan Kaltim Berdaulat," tutupnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin