Agiel mengatakan, salah satu hal yang
dikritisi mengenai kinerja 5 tahun pasangan tersebut seperti capaian kerja
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang sekiranya perlu ditingkatkan kembali.
"Kalau dikritisi dari bidang kerja komisi II kita melihat salah satunya
mengenai BUMD ya, karena menurut kami masih perlu peningkatan dari kinerja
selama ini," ucap Agiel, Jumat (18/8/2023).
Peningkatan kinerja pada BUMD diharapkan
dapat memberikan sumbangsih Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar pada
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Karena peran BUMD ini sangat
penting untuk pendapatan daerah, kami harapkan peningkatan kinerja bisa
memberikan pendapatan daerah kita," jelasnya.
Melalui sektor BUMD itu ia melanjutkan
berkaitan dengan sub sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga
memerlukan dukungan penuh dari pemerintahan.
Ia menyematkan pesan agar pada
bidang tersebut Pemprov Kaltim dapat menyediakan program kerja yang bisa
mendorong peran UMKM di Kaltim. "Harus kita dorong pelaku UMKM kita dari
beberapa program kerja yang bisa dilakukan," tegasnya.
Salah satu usulan yang ia sampaikan
seperti memperkenalkan UMKM Kaltim. Baginya pada bidang UMKM tidak menutup
kemungkinan dapat dikenal hingga pangsa mancanegara, sebab menurut dia,
terobosan itu dapat memberikan peningkatan UMKM.
"Dari kemampuan anggaran
kita, sangat mampu kita menghadirkan program seperti itu, contohnya kita
libatkan UMKM kita di pameran luar negeri atau yang lain-lain," tutupnya.
(Adv)
Editor: Maruly Zainuddin