Veri menjelaskan, dari kegiatan pembangunan tersebut akan sangat memberikan manfaat baik aktifitas lalu lintas di daerah tersebut. Diketahui, banyak kecelakaan lalu lintas di kawasan itu karena curamnya gunung serta padatnya lalu lintas, sehingga dengan danya flyover dinilai cukup membantu meminimalisir risiko.
"Hal yang cukup menarik perhatian saya saat RDP beberapa waktu lalu, saya merasa aspirasi saya didengar. Yaitu, usulan untuk dilakukan pembangunan flyover di MT Haryono yang turun ke arah sini. Karena, krodit banget dari Jalan M Said, MT Haryono, Teuku Umar dan Tengkawang itu," ucap Veri, Senin (14/8/2023).
Ia menjekaskan, mengenai rencana pembangunan itu, Dinas PUPR Pera Kaltim terlebih dahulu akan merancang teknik analisis yang digunakan untuk menilai kualitas dari faktor-faktor sebuah proyek atau lebih dikenal dengan dokumen Feasibility Study (FS).
"Tahun 2024 itu sudah mulai dianggarkan tapi untuk FS dulu. Mudah-mudahan nanti setelah FS, bisa disusun DED (Detail Engineering Design). Kemudian setelah itu dilakukan lagi untuk penganggaran fisiknya," tuturnya. (Adv)
Editor: Maruly Zainuddin