Dalam video yang beredar di media sosial terlihat seorang pekerja konstruksi proyek pembangunan smelter nikel di Desa Pendingin, jatuh dari ketinggian sekira 30 meter, tergeletak dan berlumuran darah. Diduga pekerja tersebut terjatuh dari ketinggian karena kurangnya alat penunjang keamanan.
Terkait hal ini Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Seno Aji mnegatakan dengan tegas untuk proyek pembangunan hilirisasi nikel ini perlu dihentikan sementara untuk menyikapi kecelakaan kerja yang terjadi, sebab baginya perlu ada penelusuran untuk mencari tahu apa penyebab dari kecelakaan yang terjadi.
“Kecelakaan kerja ini adalah fatal, jadi pekerjaan harus dihentikan dulu,” sebut Seno Selasa (11/7/2023).
Selain pekerjaan sementara dihentikan Seno juga akan melakukan investigasi bersama Komisi IV DPRD Kaltim untuk jadi bahan evaluasi seluruh pihak yang terkait.
“Sekali lagi saya selaku Wakil Ketua DPRD Kaltim meminta Dinas Tenaga Kerja segera melakukan investigasi hingga tuntas lapangan dengan didampingi Komisi IV DPRD Kaltim,” tegasnya.
Seno menduga adanya kecelakaan karena pekerja tidak dilengkapi dengan keamanan yang memadai, sebab baginya jika hal itu sudah lengkap terpakai maka akan dipastikan dapat meminimalisir kecelakaan fatal hinnga meregang nyawa.
“Saya menduga K3 di perusahaan tersebut tidak sesuai standar pemerintah dan ini menjadi sebuah catatan kami. Jadi setiap pekerjaan di ketinggian wajib menggunakan harness atau tali pengaman,” tutup Seno. (Adv)
Editor: Aspian Nur