Setidaknya khusus Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Mahakam Ulu (Mahulu) memiliki potensi yang cukup baik pada bidang perkebunan Cokelat dan Kopi, bahkan beberapa daerah memiliki kelompok perkebunan pada bidang tersebut yang telah terstruktur.
"Seperti di daerah Linggang Melapeh itu sudah ada kelompok kopi yang memiliki potensi," ucap Veri Jumat (19/5/2023).
Melihat komponen pendukung yang telah tersedia seperti kelompok masyarakat itu ia menegaskan setidaknya mampu memproduksi hasil yang berkualitas serta dengan kuantitas yang banyak, akan tetapi perlu adanya pembinaan dari pemerintah terkait agar harapan itu tercapai.
"Mereka mampu memproduksi banyak, asalkan dapat pembinaan dari pemerintah," tegasnya.
Ia membeberkan Dinas Kehutanan Kaltim memiliki sebanyak 20 kelompok Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP), ia mengharapkan dari struktur yang ada dengan anggaran yang dimiliki setidaknya mampu dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan kepada kelompok masyarakat tersebut.
"Anggaran mereka coba dialihkan untuk memberikan sosialisasi kepada para masyarakat yang tujuannya untuk pengembangan pembinaan," tuturnya.
Menurutnya jika hal itu mampu direalisasikan tentunya akan menjawab persoalan ketahanan pangan yang tidak lagi mengharapkan pasokan dari daerah lain, belum lagi kebutuhan akan semakin bertambah karena adanya IKN. "Jadi ke depan kopi kita tidak perlu lagi ngambil dari luar," tutupnya. (Adv)
Editor: Aspian Nur