Ia menyebutkan penanganan peningkatan drainase bisa jadi salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam upaya penanganan banjir di Samarinda, hal itu berkaca dari pembangunan drainase bawah jalan yang dilakukan Pemkot Samarinda tepatnya di kawasan Simpang Empat Mall Lembuswana. "Kita akui untuk pembangunan itu cukup baik dan dapat terbilang berhasil untuk penanganan banjir, setidaknya waktu genangan tidak terlalu lama," ucap Jawad, Jumat (5/5/2023).
Upaya seperti itu juga yang diharapkan olehnya dapat dilakukan di beberapa titik yang masuk dalam kawasan rawan banjir, meskipun tidak dapat dipungkiri Kota Tepian merupakan salah satu daerah dengan dataran rendah, namun normalisasi drainase ia yakini memberikan dampak baik untuk pengendalian banjir.
Jawad juga menegaskan sejauh ini ia bersama dengan sejumlah Anggota DPRD Kaltim lainnya yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) Samarinda juga telah berjuang melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim, yang mana dapat diketahui alokasi Bankeu untuk Kota Samarinda terbesar dibandingkan kabupaten maupun kota lainnya. "Sekitar Rp300 miliar diberikan tahun ini, harapan kita Pemkot Samarinda dapat memanfaatkannya dengan baik terlebih untuk penanganan banjir," tutupnya. (adv)
Editor: Rusdianto