Hal itu sudah disampaikan langsung Sarkowi saat berkesempatan hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang turut dihadiri langsung oleh perwakilan Badan Otorita IKN di Odah Etam Kantor Gubernur Kaltim pada Senin (17/4/2023) lalu.
Tujuannya angkat bicara tentang itu agar Badan Otorita IKN dapat menyusun konsep program yang dapat dikoneksikan antara daerah penyangga dengan IKN, maka dari itu menurutnya dalam mendukung percepatan pembangunan IKN. "Sehingga kalau konsep itu sudah terkoneksi dengan baik IKN-nya bisa maju, kabupaten dan kota pun demikian, makanya saya suarakan harus keliling ke daerah-daerah," ucap Sarkowi, Selasa (18/4/2023).
Kemudian potensi urbanisasi penduduk besar-besaran menurutnya juga perlu disikapi oleh Badan Otorita IKN agar dikemudian hari tidak terjadi konflik sosial setelah adanya IKN. "Hal ini juga harus diperhatikan, karena jangan sampai nantinya akan timbul masalah," tutupnya.
Menurutnya selama ini hal yang diharapkan masih belum jelas antara ruang celah yang dapat ditopang oleh daerah penyangga dan proses pembangunan IKN. Setelah mengutarakan harapan tersebut Sarkowi menjelaskan dalam waktu dekat Deputi Badan Otorita IKN akan bersedia keliling ke daerah-daerah di Kaltim.
"Ini merupakan kabar positif, artinya ada upaya proaktif dari Badan Otorita IKN untuk menyerap aspirasi," jelasnya.
Melalui forum yang direncanakan tersebut, Sarkowi dapat menggambarkan nantinya akan ada program masing-masing kabupaten dan kota yang berkaitan dengan menopang IKN mendatang. (Adv)
Editor: Aspian Nur