Menurutnya, tindakan mengeluarkan siswa tersebut merupakan hal yang wajar, namun disisi lain ia meminta jangan dinilai hanya dari satu sisi saja.
Bamyak faktor yang mungkin bisa saja terjadi namun tidak diketahui sehingga siswa tersebut berani mengambil tindakan nekat hingga melewati batas wajar sebagaimana seorang siswa pada umumnya. "Persoalan siswa yang membawa parang tentu tidak bisa melihat dari satu sisi saja. Ada banyak persoalan yang bisa saja berada di belakangnya," papar Reza kepada Korankaltim.com Kamis (2/3/2023).
Beberapa contoh faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan psikologis seorang siswa seperti kondisi keluarga, pola asuh orangtua termasuk kondisi ekonomi dan lingkungan pergaulan.
Tidak hanya itu pembinaan siswa melalui peran sekolah juga seharusnya menjadi kunci utama pembentukan mental dan etika seluruh siswa. "Sekolah juga berpengaruh, bagaimana selama ini guru dalam memberikan pendidikan. Jadi semua perlu dievaluasi secara menyeluruh," sebut Reza
Langkah sekolah yang mengambil tindakan dengan mengeluarkan siswa dari sekolah didukung karena menurutnya tindakan itu juga mampu memberikan pembelajaran bagi siswa maupun siswi lainnya agar tidak melakukan hal yang serupa. "Sekolah pasti sudah punya pertimbangan tersendiri saat mengeluarkan siswa. Itu sebagai pembelajaran pada siswa lainnya. Jika memang siswa tidak bisa dididik dengan baik maka wajar apabila dikembalikan dulu ke orangtua," tegas Reza.
Diketahui belakangan ini banyak kejadian serupa di lingkungan sekolah, hal itu juga menandakan telah terjadi degradasi moral dan etika siswa kepada gurunya. Menanggapi hal itu Reza menjelaskan akibat hilangnya mata pelajaran tentang pendidikan moral pancasila jadi penyebabnya.
Karena itu dirinya menegaskan beberapa upaya telah dilakukan oleh unsur pemerintahan mulai tingkat pusat hingga tingkat daerah seperti salah satunya kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan yang turun ke sekolah-sekolah, ia mendukung agar ke depannya pembentukan moral siswa semakin dirasakan oleh para siswa. (adv)
Editor: Aspian Nur