Lelang dini merupakan upaya untuk memaksimalkan penggunaan anggaran khususnya pada bidang infrastruktur.
Setidaknya belakangan ini Sutomo mengamati proses lelang dini mulai berjalan terutama pada bidang cipta karya atau dapat dikatakan konsen dalam sektor pembangunan gedung, melanjutkan proyek bangunan yang sempat tertunda.
"Misalnya pembangunan rumah sakit Korpri, pembangunan gedung inspektorat dan pembangunan Rumah Sakit AWS," jelas Sutomo kepada Korankaltim.com Jumat (10/2/2023).
Namun tidak hanya bangunan yang sempat tetunda, kegiatan lain yang sudah ditetapkan menjadi program pada 2023 juga mulai mendapatkan perlakuan yang sama.
"Contohnya Rumah Sakit Kanujoso Balikpapan yang anggarannya Rp100 miliar juga sudah proses lelang," ungkapnya.
Upaya seperti itu tentu mendapatkan apresiasi sebab dengan lelang dini merupakan salah satu jawaban dari kurang maksimalnya penggunaan anggaran pada 2022 lalu.
Diharapkan dalam prosesnya segala urusan administrasi juga dapat menyesuaikan ritme yang ada.
"Kami berharap dilaksanakan sesuai regulasi yang ada dan dengan lelang dini berarti punya waktu yang cukup untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga tidak ada lagi proyek yang terlambat atau mangkrak," pungkas Sutomo. (Adv)
Editor: Aspian Nur