Terkait dengan peringatan itu, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur Muhammad Samsun berharap kegiatan itu bisa jadi agenda rutin Provinsi Kalimantan Timur.
Kalau peristiwa Merah Putih Sanga Sanga ikut diperingati Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur maka bisa mendongkrak kunjungan wisata peninggalan sejarah yang ada di kecamatan itu. Selama ini kegiatan rutin itu hanya diperingati oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.
"Hari Peringatan Perjuangan Merah Putih di Sanga Sanga adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemkab Kukar setiap tahunnya untuk mengenang perjuangan pahlawan. Sebagai kota juang di Kaltim sudah selayaknya peringatan Perjuangan Merah Putih Sanga-Sanga ini lebih menggelegar lagi," ucap Samsun kepada Korankaltim.com Senin (30/1/2023).
Politisi asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menyayangkan hingga pada hari peringatan ke-76 Peristiwa Perjuangan Merah Putih masih belum menjadi hari peringatan yang turut diselenggarakan Pemprov Kaltim, padahal dalam sejarahnya cukup mengandung cerita perlawanan masyarakat di Benua Etam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. "Padahal kalau ini bisa diperingati bersama, akan menjadi kunjungan sejarah, karena kita ketahui ada sejarah yang cukup berarti dibalik itu," ujarnya.
Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sanga Sanga merupakan peristiwa sejarah perlawanan masyarakat Kaltim terhadap tentara Belanda yang pada saat itu hendak mengasai minyak di Kaltim. Tak sedikit peninggalan bangunan bersejarah pada kawasan itu yang mampu menjadi edukasi masyarakat Kaltim untuk selalu dikenang. (adv)