Apalagi, kejadian di Jembatan Martadipura ini bukan kali yang pertama. Sebelumnya pernah tertabrak tumpukan batu bara. Saat ini justru konveyor yang tersangkut.
"Ini harus ditindaklanjuti agar tidak terus berulang. Apalagi ini momennya perusahaan batu bara mengejar produksi karena harga batubara lagi naik melonjak tajam. Pasti mereka gila gilaan menggunakan arus lalu lintas sungai," jelasnya.
Alasan memanggil KSOP nanti untuk mengetahui seberapa jauh aturan dan pengawasan yang dibuat, terkhusus dalam hal antisipasi terjadinya kecelakaan di wilayah lalu lintas perairan.
"Kemarin kan ada wacana untuk menggunakan kapal pandu. Pasti harus ada mekanisme berupa peraturan nanti," papar Veridiana.
Beberapa alasan sering terlontar, bahwa diakibatkan jembatan tersebut yang rendah ataupun air yang pasang. Namun kata Veridiana, sudah sekian lama jembatan tersebut tak pernah bermasalah. Baru-baru ini juga justru terjadi kecelakaan seperti ini.
"Artinya ada volume yang melebihi muatan, yang tingginya melebihi dari seharusnya," ucap Politikus PDI Perjuangan ini.
Melihat kondisi yang ada, sesegera mungkin pihaknya akan memanggil KSOP guna menindaklanjuti dan mengatur agar tidak terjadi dikemudian hari. (adv)
Penulis : Faishal Ays
Editor: Aspian Nur