Diuraikan Rizky Amalia, warga Desa Manubar RT 6 selain lterkendala listrik juga masalah infrastruktur antar desa, air bersih dan jaringan telekomunikasi.
“Air bersih yang mereka gunakan saat ini adalah air sumur bor dan dari penampungan. sedangkan air di penampungan tidak semua rumah dapat aliran air tersebut, daya pompa belum bisa memenuhi kebutuhan air di desa,” ungkap Rizky Amalia.
Masyarakat menyuarakan tentang ketersediaan air bersih yang hingga kini tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan Mandi Cuci Kakus (MCK) masyarakat sekitar. “Begitupun warga di Desa Pelawan Kecamatan Sangkulirang, Kutai Timur menginginkan pemerataan pembangunan, serupa seperti infrastruktur yang tidak memadai karena hingga kini jika hujan licin dan becek,”
Rizky menambahkan, untuk air bersih dan juga pemenuhan listrik 24 jam agar memudahkan aktifitas sehari hari masyarakat juga diperlukan. “Selama ini desa Pelawan masih jauh dari kata desa maju, jarak dari Pelawan ke ibukota kecamatan lumayan jauh. ini tentunya menyulitkan masyarakat yang tidak memiliki kendaraan,” sebutnya. (adv/*3)
Editor : Bambang Irawan