“Ada gangguan di titik Gardu Induk (GI) Karang Joang, akibat terjadinya pohon tumbang yang menimpa jaringan. Proses normalisasi telah dilakukan oleh tim PLN, dan sebagian wilayah juga sudah mulai normal. Pamadaman akibat gangguan itu berbeda-beda karena proses normalisasi terus dilakukan,” kata Wijayanto, Kamis (30/11).
Akibatnya, wilayah Balikpapan Utara mengalami gangguan durasi cukup lama. Di kawasan Perumnas hingga Kilometer 6 Kecamatan Balikpapan Utara, listrik normal baru pada Kamis (30/11) sore, sekira pukul 15.00 wita, setelah semalam sebelumnya padam.
Di kawasan kota, Gunung Sari Ilir, listrik sempat padam jelang pukul 00.00 Kamis dini hari, dan normal kembali 2 jam kemudian. BUMN listrik itu pun kembali menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan.
BMKG Kelas I Balikpapan mengingatkan warga terus mewaspadai potensi cuaca ekstrem, disertai angin kencang. Seperti yang terjadi Kamis (30/11) dini hari kemarin, kecepatan angin tercatat 34 knot.
Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Balikpapan, Mulyono Leo Nardo mengatakan, dua hari terakhir berpotensi angin kencang karena memasuki masa transisi musim penghujan.
“Anginnya semalam itu 38 knot 70 km per jam. Dengan curah hujan 54,9 milimeter berkategori sedang,” kata dia, kemarin.
Menurutnya, musim hujan sejatinya sudah masuk sejak November ini, dan diperkirakan berlangsung hingga 6 bulan ke depan. “Khusus potensi hujan masyarakat mewaspadai bahaya longsor mengingat Balikpapan kawasan perbukitan,” demikian Mulyono. (din/yud)