Fasilitas Industri Tempe-Tahu Diperbaiki
1 menit baca2.283 kali dibaca
BALIKPAPAN - Balikpapan sejak tahun 1990-an punya pusat industri tahu tempe yang berlokasi di kawasan Somber, Balikpapan Utara. Di kawasan tersebut terdapat 118 perajin tahu dan tempe. Sekaligus menjadi rumah produksi pengolahan kedelai jadi tahu tempe untuk memasok kebutuhan di Balikpapan.
Pusat industri tahu tempe ini mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah dan pusat. Terbukti tahun 2018, sentra Industri ini mendapatkan kucuran anggaran perbaikan fasilitas dan penambahan rumah produksi.
“Kami sudah usulkan ke pusat melalui Kementerian Perindustrian yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp4 miliar. DAK itu untuk revitalisasi instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Somber,” ucap Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian, Doortje Marpaung, dikutip dari laman cendananews.com, Selasa (28/11).
Dijelaskannya, sosialisasi revitalisasi IPAL dilakukan mulai kemarin. Hal itu agar limbah yang ada industri tahu tempe ini dapat diolah dengan baik, dan tidak mencemari lingkungan.
Selain itu, Pemkot juga usulkan anggaran penyelesaian rumah produksi tahu tempe pada APBD 2018. “Total ada 94 bangunan rumah produksi. Tiap hari 150-200 kg kedelai,” terangnya. (cn)










