Melalui WhatsApp grup Info Bencana Balikpapan, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Command Center Polresta Balikpapan sekitar pukul 06.13 WITA.
"Selamat pagi komandan mohon ijin meneruskan laporan dari security borneo bay melalui call center 110 Polresta Balikpapan ada tindakan seseorang yang melakukan bunuh diri dengan meloncat dari apartemen, mohon izin bantuan nya jajaran agar bisa merapat," tulis mereka.
Menindaklanjuti pesan tersebut, Kantor Pencarian Kelas A atau Basarnas Balikpapan langsung bergegas menuju ke lokasi untuk mengevakuasi jasad wanita tersebut, memasukkannya ke dalam kantong jenazah berwarna oranye.
"Sudah dievakuasi menuju Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo," singkat Kepala Basarnas Balikpapan, Dody Setiawan saat dihubungi Korankaltim.com.
Berdasaran data yang dihimpun dari Basarnas Balikpapan, wanita tersebut merupakan WNI berinisial SR berusia 33 tahun yang berprofesi sebagai guru. SR merupakan warga Balikpapan yang tinggal di Jalan kawasan Perumnas Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.
Sementara melalui siaran persnya, Kasi Humas Polresta Balikpapan Ipda Sangidun mengatakan, berdasarkan keterangan awal, kejadian diketahui sekitar pukul 05.30 WITA setelah petugas keamanan apartemen mendengar suara benturan di area sekitar gedung dan melakukan pengecekan kemudian menemukan seorang perempuan dalam kondisi meninggal dunia.
"Kami melalui Tim Satreskrim Polresta Balikpapan masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab dan latar belakang kejadian tersebut," kata Sangidun/
Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian. "Kami minta masyarakat tidak menyebarkan foto atau video kejadian sebagai bentuk empati," tutup Sangidun.
Editor: Aspian Nur