Tangis Haru Petugas Upacara Penurunan Bendera di IKN Usai Tuntaskan Tugas
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Muhammad Solih Januar
KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Tangis haru pecah setelah 52 petugas upacara penurunan bendera Merah Putih usai menyelesaikan tugas mereka di Plaza Seremoni, Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (17/8/2026) sore.
Usai menjalankan tugas, para petugas berjalan menuju belakang barisan peserta upacara. Suasana semakin emosional ketika barisan dibubarkan.
Mereka saling berpelukan dan tak kuasa menahan air mata setelah menuntaskan tugas dalam upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ke-52 petugas tersebut merupakan putra-putri terbaik yang mendapat kepercayaan menjalankan prosesi penurunan Sang Merah Putih. Sebanyak 46 orang di antaranya merupakan pelajar asal Kutai Kartanegara (Kukar), sedangkan enam lainnya merupakan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara yang baru memulai pembelajaran di IKN.
Salah satunya Nadzifa Ramadhani, siswi SMAN 1 Kota Bangun, Kukar, yang dipercaya sebagai pembawa baki pada prosesi penurunan bendera. Nadzifa mengaku lega sekaligus bangga setelah berhasil menuntaskan tugas yang telah dipercayakan kepadanya.
Momen tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan tersendiri baginya sebagai putri daerah yang mendapat kesempatan menjalankan tugas kenegaraan di IKN. “Saya merasa sangat lega sekali karena latihan saya cukup singkat,” ungkapnya.
Menurutnya, meskipun seorang purna paskibra, tetap tidaklahlah mudah untuk menuntaskan tugas tersebut, lebih lagi tugas ini dilakukan di IKN, di mana saat apel digelar banyak warga yang langsung menyaksikan.
“Suasananya berbeda, di sini banyak sekali, sangat ramai yang nonton, jadi saya sangat bangga sekali,” akunya. Sementara itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono mengucapkan terima kasih atas sukses dan terselenggaranya apel HUT RI di IKN meskipun digelar di tengah keterbatasan anggaran.
Bila tahun bisa menghadirkan Twilight Orchestra dari Adie MS, serta Padi, pada tahun ini hanya panduan suara dari pegawai IKN, serta beberapa pertunjukkan dari SMA Taruna Nusantara.
“Jadi sekali lagi saya ucapkan terima kasih, mohon maaf bila ada kekurangan,” tuntasnya.
Editor: Erwin










