Petugas menaruh curiga dengan gelagat para remaja ABG itu. Sesaat kemudian, melakukan penggeledahan badan, meski tidak menemukan adanya barang terlarang.
Namun demikian, polisi terus menyisir kawasan sekitarnya, hingga menemukan kantong plastik berisikan ratusan pil koplo, diduga milik belasan ABG itu.
“Mereka sudah kami amankan ke Mapolsek. Tadi tim di lapangan menemukan mereka, membawa pil koplo saat nongkrong di depan kios milik warga. Ada 152 butir yang di isi dalam botol kecil,” kata Panit Binmas Polsek Balikpapan Timur Iptu Suharto, usai patroli.
Saat ini, menurut Suharto, kepolisian masih mendalami asal muasal pil yang tergolong obat keras itu didapatkan. Sementara menurut informasi dari warga sekitar, para remaja itu, memang hampir setiap malam nongkrong di depan kios, hingga larut malam.
“Memang di situ biasa buat nongkrong sama anak-anak itu pak. Orang biasa menegur, tapi tidak pernah dihiraukan,” kata warga sekitar, Aprianto (45).
Suharto kembali menambahkan pihaknya akan melakukan penelusuran asal muasal barang itu, hingga jatuh ke tangan pelajar.
“Masih kami dalami obat-obat itu dari mana mereka dapatkan. Kami akan telusuri. Kalau memang dibeli dari kios tempat mereka sering nongkrong itu, maka kami akan berkoordinasi dengan instansi pemerintahan setempat, untuk menutup kios itu,” tandas Suharto. (yud)