Hingga saat ini, sebanyak 462 guru telah dinyatakan lulus seleksi tahap pertama dalam proses rekrutmen guru tahun 2026. Ratusan guru yang lolos tersebut kini tengah melengkapi berkas administrasi sebagai syarat pendaftaran ulang.
Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik kepada Korankaltim.com Selasa (13/1/2026) hari ini menjelaskan, proses seleksi masih akan berlanjut ke tahap kedua guna memenuhi total kebutuhan sebanyak 642 guru.
“Seleksi tahap pertama sudah meloloskan 462 guru. Saat ini mereka sedang mengurus administrasi pendaftaran ulang. Selanjutnya, kami akan membuka tahap kedua untuk memenuhi sisa kebutuhan guru,” kata Irfan.
Penandatanganan kontrak kerja bagi guru yang telah dinyatakan lolos dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2026. Setelah itu, para guru akan langsung mulai bertugas di sekolah masing-masing pada 15 Januari 2026. “Setelah kontrak ditandatangani, mereka langsung ditempatkan dan mulai mengajar sesuai penugasan,” paparnya.
Tingginya jumlah pelamar menunjukkan profesi guru masih diminati masyarakat. Namun demikian, pihaknya tetap menerapkan seleksi ketat agar tenaga pendidik yang diterima sesuai dengan kebutuhan sekolah. “Pendaftarnya lebih dari seribu orang. Tapi yang lolos tahap pertama sekitar 400-an karena kami benar-benar menyesuaikan dengan kriteria yang dibutuhkan,” sebut Irfan.
Satu dari syarat utama dalam seleksi adalah kesesuaian atau linearitas latar belakang pendidikan dengan formasi yang dilamar. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga kualitas pembelajaran di sekolah. Pada seleksi tahap kedua nanti, Disdikbud Balikpapan menargetkan dapat menjaring sekitar 180 guru tambahan. "Hal itu guna melengkapi kebutuhan tenaga pendidik di seluruh satuan pendidikan," tutupnya.
Editor: Aspian Nur