Kasat Lantas Polres Balikpapan AKP Noordianto meminta kepada pengendara motor, bisa lebih bersabar, memberi kesempatan pejalan kaki untuk melintas.
“Berikan kesempatan kepada pengguna jalan untuk menyeberang. Paling, kira-kira hanya 10-15 detik saja. Waktu yang sangat singkat lah itu,” kata Noordianto, kepada wartawan.
Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) lanjut Noor, disebabkan pengendara yang tidak mau memberikan kesempatan kepada penyeberang jalan.
“Untuk menghindari tidak terjadinya lakalantas, penting bagi kita untuk menghormati atau menghargai para pejalan kaki, dan penyeberang jalan,” ungkapnya.
Mantan Kapolsek Pulau Derawan ini memberikan tips untuk pengendara dan pejalan kaki agar aman di jalan.
Yang pertama, bagi pejalan kaki, menyeberanglah di tempat yang sudah ditentukan, yakni Zebra Cross, atau jembatan penyeberangan orang (JPO).
“Kedua, ketika pengendara melintasi zebra cross, segera kurangi kecepatan dan bersikap lebih waspada terhadap penyeberang jalan. Selalu dahulukan pejalan kaki, apalagi yang menyeberang adalah anak-anak, lanjut usia, tuna netra, dan penyandang difabel. Selanjutnya, gunakan klakson seperlunya sebagai alat komunikasi dengan penyeberang jalan,” terang Noordianto.
Selanjutnya, menurut Noordianto, ketika melintas di jalan yang tergenang air, agar mengurangi laju kendaraan. TUjuannya, untuk menghindari cipratan air, mengenai pengguna jalan lain di sekitar.
“Saya yakin kalau pengendara bisa saling menghormati dengan pejalan kaki, dan mau mendahulukan pejalan kaki, Insya Allah Lakalantas bisa dicegah,” demikian Noordianto mengakhiri. (yud)