Area Manager Communication and Relations Pertamina Kalimatan Alicia Irzanova mengatakan, PertaDex HQ memiliki kandungan pengotor Sulfur maksimum 50 ppm, sehingga membuat emisi lebih bersih dan ramah lingkungan yang berarti sudah memenuhi standar kandungan sulfur Euro 4.
“Hal ini merupakan komitmen Pertamina untuk berinovasi menciptakan produk produk ramah lingkungan. Ke depan, Pertamina akan terus menyempurnakan kualitas produk, sehingga memenuhi standar euro 4 secara menyeluruh,” kata dia, kemarin.
Menurutnya PertaDex HQ merupakan pengembangan dari produk PertaDex, dengan melakukan mapping kualitas fraksi Diesel pada finish dan stream produknya lalu dilanjutkan uji coba blending komponen skala laboratorium, serta uji produksi.
“Uji produksi atau plant test skala lapangan dilakukan pada bulan Juni 2017 di Unit Hydrocracker dan CDU V. Produksi skala komersil telah dimulai pada bulan Juli 2017,” ungkapnya.
Penyaluran produk Pertadex dilakukan melalui sarana dan fasilitas perpipaan, ke Terminal BBM Balikpapan dan melalui kapal, untuk terminal BBM lainnya.
Diketahui, PertaDex HQ sesuai untuk kendaraan Diesel Common Rail System seperti Toyota Innova, Fortuner, Hilux, Mitsubishi Pajero, Triton, Ford Ranger, Chevrolet Captiva, BMW Diesel, dan lainya.
Common-rail injection adalah salah satu metode injeksi bahan bakar ke dalam ruang bakar, dengan sistem penghasil tekanan ditempatkan terpisah dari injeksi itu sendiri. Sistem injeksi ini digunakan untuk efisiensi bahan bakar dan pengurangan emisi yang lebih baik. (din)