“Jadi, terjadi penurunan maupun kedatangan penumpang tahun ini sekitar 12 persen,” kata Manajer Operasi Bandara SAMS Sepinggan Kus Hendratno, ditemui di posko lebaran bandara, Selasa (3/7).
Kus menjelaskan, penurunan angka penumpang sejatinya sudah terjadi sejak 2015 lalu, dan sudah diperkirakan tren itu masih berlanjut tahun ini.
“Begitu juga dengan pergerakan pesawat penumpang, juga turun pada tahun ini berjumlah 3.253 pesawat. Sementara, di tahun lalu tercatat 4.097 pesawat. Terjadi penurunan 21 persen,” ujar Kus.
Puncak arus mudik di Bandara Sepinggan, terjadi pada 23 Juni 2017 lalu dengan jumlah penumpang yang diberangkatkan 13.975 orang. Sementara, masa arus balik hingga Minggu (2/7) atau H+6 lebaran berjumlah 13.302 orang penumpang.
“Sedangkan di 2016 lalu, puncak arus mudik 14.745 penumpang, dan arus balik 15.534 penumpang,” sebut Kus.
Bicara rute tujuan dari SAMS, Jakarta masih jadi favorit dan rute gemuk, disusul Surabaya, Makassar, dan Yogyakarta. “Ke Jakarta, ada 45.131 orang, ke Surabaya 44.992 orang, Makassar 20.805 penumpang, Yogyakarta 17.127 penumpang dan Semarang 3.789 penumpang,” ungkap Kus.
“Sementara, extra flight pada arus mudik ada 32 penerbangan dan 23 penerbangan selama masa arus balik,” demikian Kus. (din)