“Nanti kita cari tempat baru, karena sampai sekarang, juga belum terpikirkan untuk menyewa gedung untuk kantor Lurah yang baru. Sementara ini, bisa di kantor Camat Balikpapan Utara,” kata Rahmad, kemarin.
Ditegaskan Rahmad, dia menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian. “Kita evaluasi. Soal penyebab si wakar nekat berbuat itu, kita tidak boleh berburuk sangka. Nanti coba dimediasi. Proses hukumnya, kita serahkan ke kepolisian,” ujarnya.
Dari lokasi, Rahmad juga menyempatkan diri menengok 2 korban di RSUD Kanujoso Djatiwibowo. Meski relatif membaik, namun keduanya bakal menjalani operasi.
Lurah Nunung, menderita luka gores di leher, dan kehilangan 2 jari tangan kanan. Sedangkan stafnya, mendapat 2 luka sabetan di dada.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz menginginkan agar kantor Lurah Graha Indah, dibangun ulang.
“Ini Force Majeur ya. Pak Camat, dan Pemkot, segera cari solusi yang lebih cepat, agar warga bisa segera terlayani. DPRD pasti mendukung,” kata dia.
Thohari mengingatkan, agar rekrutmen pegawai honor untuk keamanan, dievaluasi kembali. Termasuk uji psikologi.
“Punya karyawan kok seperti ini? Semua harus dievaluasi termasuk pola rekrutmen pegawai honor. Untuk penjagaan juga harus melalui tahap uji psikologi,” demikian Thohari. (din)