
Jumat, 25/07/2025
Jumat, 25/07/2025
Kawasan kumuh dijadikan tempat wisata Teras Kota Bangun. (Istimewa)

Jumat, 25/07/2025

Kawasan kumuh dijadikan tempat wisata Teras Kota Bangun. (Istimewa)
Penulis: Erlita Budiarti
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Transformasi besar terjadi di Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara Kukar). Kawasan yang dulunya dikenal kumuh dan tidak terurus, kini menjelma menjadi pusat ekonomi kerakyatan dan wisata.
Salah satu titik perubahan yang menonjol adalah “Teras Kota Bangun Bersinar”, yang kini ramai dikunjungi warga.
“Dulu awalnya itu pasar desa, kumuh dan tidak tertata. Kita bongkar, kita sulap. Sekarang sudah jadi Teras Kota Bangun Bersinar,” jelas, Kepala Desa Kota Bangun Ulu, Khairul Umam.
Perubahan juga terlihat di sepanjang tepian Sungai Mahakam. Area yang dulunya terbengkalai dan hanya ditumbuhi tanaman warga, kini telah ditata menjadi kawasan “Teras Tepian Indah”, yang menjadi tempat bersantai dan beraktivitas masyarakat.
“Yang pinggir Mahakam itu dulu tidak terurus. Sekarang sudah kita rapikan, kita jadikan Teras Tepian Indah. Awalnya kampung mati, sekarang jadi hidup,” tambahnya.
Kehidupan malam di kawasan ini pun mulai menggeliat. UMKM lokal tumbuh dan memanfaatkan ruang publik sebagai sarana untuk berjualan dan berinteraksi dengan warga dan pengunjung.
“Setiap malam sudah ada UMKM di situ. Lumayan lah untuk negeri kami, setidaknya bisa menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Di Desa Kota Bangun Ulu sendiri terdapat sekitar 48 UMKM binaan. Selain mendukung pelaku lokal, desa ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha dari desa sekitar untuk berpartisipasi, terutama saat digelar event besar.
Upaya ini menunjukkan bahwa dengan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ruang publik, desa bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus ruang sosial yang inklusif dan hidup.
“Karena Kota Bangun Ulu ini pusatnya juga, kadang-kadang kami buka ruang untuk UMKM desa tetangga. Kalau ada event dari OPD, meskipun kami tuan rumah, tetap kami undang mereka,” pungkasnya. (adv)
Editor: Erwin

Jumat, 25/07/2025
Kawasan kumuh dijadikan tempat wisata Teras Kota Bangun. (Istimewa)
TERPOPULER