Keduanya asyik berjoget dengan seorang wanita. Hal itu terlihat dari cuitan akun Twitter milik @seputarligina. “wah wah ternyata,” tulis akun tersebut.
Fakta seputar pencoretan dengan latar belakang ke tempat hiburan ini tentu saja sangat menyedihkan mengingat Serdy dan Yudha masih berusia muda dan masa depan panjang sebagai pesepakbola di Tanah Air. Bagi Serdy ini adalah pemulangan yang kedua yang menimpa dirinya. Sebelumnya pemain Bhayangkara FC tersebut pernah dipulangkan saat TC Timnas U-19 bulan Agustus lalu.
Manajer pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyebut dua pemain ini telah melakukan tindakan indisipliner yang berat sehingga tak dapat ditoleransi dan harus dikeluarkan dari tim.
"Dua pemain yakni Serdy dan Yudha telah melakukan tindakan indisipliner yang berat. Untuk itu, kami langsung memulangkan mereka," kata Tae-yong dalam rilis PSSI.
Direktur Teknik (Dirtek) PSSI Indra Sjafri berharap tidak ada lagi pesepak bola khususnya pemain tim nasional yang melanggar aturan seperti Serdy dan Yudha. Bagi Indra, mereka harus memberikan contoh kepada masyarakat terutama pemain muda. "Mudah-mudahan jadi pelajaran buat yang lain," harapnya. "Dengan disiplin yang kuat, untuk menuju prestasi akan lebih mudah ketimbang pemain yang suka indisipliner,” ucap Indra lagi.
Mayoritas masyarakat pecinta sepakbola menyayangkan sikap dua pemain muda tersebut dan memuji langkah pelatih Shin Tae-yong yang mencoret Serdy dan Yudha.
Publik menyayangkan sikap kedua pemain tersebut. Sebagai pemain muda, seharusnya keduanya memberikan contoh yang baik untuk mewujudkan impian menjadi pemain sukses. "Mental kaya gini masuk Timnas Indonesia? Baguslah didepak oleh STY," komentar seorang warganet bernama Mamad Taufik.
Diketahui dihari terakhir TC, Serdy telat datang latihan bersama rekan sekamarnya Ahmad Afhridzal. Alasannya lantaran dua pemain sekamar itu bangun kesiangan.
Asisten pelatih Timnas U-19 Nova Arianto mengatakan, Serdy dan Yudha melakukan tindakan yang tidak bisa ditolerir dalam pemusatan latihan. Yang paling parah adalah meninggalkan tempat penginapan dan kembali dini hari. Hal tersebut diketahui setelah staf dan ofisial tim mengecek rekaman kamera pengintai (CCTV) hotel.
"Kami setiap hari rutin menjalani timbang badan (pukul 06 pagi). Hari itu mereka tidak datang. Waktu latihan pagi pukul 7 pagi mereka juga tidak datang," kata Nova.
"Setelah itu kami datangi kamarnya dan kami bangunkan oleh staf dan ofisial. Kemudian kami cek cctv hotel, ternyata mereka pulang jam 3 pagi. Dari sana saya telepon coach Shin Tae-yong," ungkap Nova.
CEO Bhayangkara FC Sumardji, angkat bicara terkait viralnya video Serdy di tempat hiburan malam. Ia mengaku tidak habis pikir dengan kelakuan pemain tersebut. "Ampun ini anak [Serdy] tidak ada habisnya membuat masalah. Kami dari manajemen akan memberikan sanksi sesuai dengan kesalahan yang dilakukan olehnya tersebut," kata Sumardji
Hanya saja, Sumardji belum tahu sanksi seperti apa yang berikan untuk Serdy. Ia bakal membahasnya dengan manajemen Bhayangkara FC terlebih dahulu sebelum memutuskannya.
"Untuk masalah sanksi, saya belum bisa katakan karena kami masih diskusikan ini dengan manajemen. Setelah itu, kami juga akan melakukan insvestigasi yang mendalam terkait dengan masalah Serdy," tegasnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di bola.com hari Jumat 4 Desember 2020 dengan judul Viral, Video Dugem 2 Pemain Timnas Indonesia U-19 yang Dicoret