Bertanding di Stadion Panglima Sentik, PPU, Kamis (27/11), skuat Kukar tampil agresif sejak menit awal. Tekanan yang mereka lancarkan langsung membuahkan hasil dengan dua gol pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim pelajar Kukar terus mengurung pertahanan lawan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, tak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Skor 2-0 bertahan sekaligus mengukuhkan Kukar sebagai juara serta menorehkan sejarah manis di Popda 2025.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kukar, Thauhid Afrilian Noor yang hadir langsung di stadion memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
Ia menyebut gelar ini sebagai prestasi luar biasa, mengingat pada edisi Popda sebelumnya Kukar gagal meraih juara.
“Ini prestasi yang cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Karena tim pelajar kita bisa meraih medali emas, semoga prestasi ini bisa terus terjaga,” harap Bung Toi sapaan akrabnya.
Toi juga memberikan apresiasi kepada pelatih dan ofisial yang sudah mendampingi tim dengan baik. Ke depan, skuat Popda Kukar akan terus mendapatkan pembinaan agar kemampuannya tidak hilang.
“Ke depan tim ini akan terus kami bina, karena bisa jadi pemain Porprov Kukar akan lahir dari mereka ini. Selain itu kita juga punya Kartanegara FC yang main di Liga 4, sebagian besar nanti bisa diambil pemainnya dari tim Popda ini,” demikian Thauhid.
Diketahui, sebelum tembus ke partai final, tim Popda Sepak Bola Kukar melakoni laga sengit di partai semi final melawan Samarinda. Namun berkat kegigihan para pelajar Kukar, mereka mampu menang dengan skor tipis 2-1 dan berhak lolos ke final untuk menantang Paser.
Editor: Erwin