Sejak peluit awal, laga berlangsung dengan tempo cepat. Persiba tampil percaya diri, sempat membuka peluang emas pada menit keenam melalui skema tendangan bebas yang dieksekusi Sokhrukhber Kholmatov, namun bola masih melebar di sisi kiri gawang Persela.
Petaka datang empat menit berselang. Persela sukses memanfaatkan celah di lini pertahanan Beruang Madu lewat serangan balik cepat. Umpan tarik Muhammad Adam Malik diselesaikan dengan tenang oleh Jhon Edy Mena Perez mampu membuka skor menjadi 0-1 untuk tim tamu.
Tertinggal satu gol membuat Persiba berusaha tampil lebih menekan. Namun, barisan belakang Persela yang dikomandoi Octavio Dutra tampil disiplin dan mampu meredam tekanan tim asuhan Muhammad Nasuha tersebut.
Menjelang akhir babak pertama, Persiba nyaris menyamakan kedudukan melalui aksi Takumu Nishihara pada menit ke-43. Berawal dari kesalahan pemain belakang Persela, pemain nomor punggung 10 itu berhasil merebut bola dan melepaskan tembakan keras, sayangnya bola hanya membentur jaring luar gawang Mario Fabio Londo.
Memasuki babak kedua, Persiba mencoba bangkit. Kolaborasi dua pemain asal Jepang hampir membuahkan hasil pada menit ke-51, namun tendangan Kodai Nishihara masih mampu ditepis kiper Persela.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Persiba justru kembali kebobolan lima menit kemudian. Skema serangan balik cepat jadi senjata ampuh Persela.
Tendangan Jhon Edy yang ditepis kiper Persiba justru jatuh ke kaki Esteban Vizcarra yang tanpa kesulitan menggandakan keunggulan tim tamu menjadi 0-2.
Upaya Persiba untuk memperkecil ketertinggalan terus dilakukan, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat peluang demi peluang terbuang sia-sia.
Puncaknya terjadi pada menit ke-87. Kesalahan kiper Persiba Hafidz Fauzan Muzaki yang melakukan clereans, justru bola itu jatuh di kaki Junathan Bustos.
Kapten tim yang berjuluk Laskar Joko Tingkir itu melepaskan tendangan lob dari luar kotak penalti yang meluncur mulus ke gawang kosong dan memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Laskar Joko Tingkir.
Hasil ini menjadi antiklimaks bagi Persiba yang sebelumnya tampil impresif di laga kandang, mereka berhasil menaklukkan Persipal Palu pada pekan ke 2 lalu dengan skor 3-2.
Kekalahan tersebut membuat tim kebanggaan warga Balikpapan itu gagal menjaga tren positif di hadapan publik sendiri, dan sekaligus menjadi catatan buruk untuk lini pertahanan.
Dari lima pertandingan, Persiba selalu kecolongan. Masing-masing menghadapi PSS Slemen, Persipal Palu, dan Kendal Tornado FC, Persiba kebobolan 2 gol. Kemudian menghadapi Semarang 1 gol, dan saat bersua Persela Lamongan di kadang sendiri justru kecolongan 3 gol. Maka, hingga pekan ke 5, Persiba sudah kebobolan sebanyak 10 kali.
Editor: Erwin