Hasil positif Timnas Indonesia ini tak didapatkan begitu saja. Pelatih Indonesia Shin Tae-yong menyebut pemain bekerja keras untuk mendapatkan tiga angka dan memakai formasi berbeda dari biasanya juga jadi kunci utama.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut biasanya memakai formasi 3-4-3, namun menghadapi Arab Saudi skema baru dipasang yaitu 3-5-2 yang kemudian berubah menjadi 5-3-2 saat bertahan.
Pelatih berusia 54 tahun tersebut mengaku bahwa keputusan itu diambil karena memang tim analis telah mengamati kekuatan Arab Saudi mengingat The Green Falcons memiliki gaya permainan yang sering menerapkan tekanan tinggi. "Mereka (Arab Saudi) memiliki high pressing yang bagus, jadi kami ubah formasi jadi 3-5-2 dari 3-4-3," ujar Shin Tae-yong usai pertandingan melansir dari pssi.org.
Dalam kesempatan ini, Shin memuji 3 gelandang Timnas Indonesia yang bermain dengan bagus. Baik Thom Haye, Ivar Jenner, maupun Marselino Ferdinan bermain dengan apik sehingga Skuad Garuda meraih kemenangan. Dua gol bahkan dicetak dari gelandang Timnas Indonesia yakni Marselino Ferdinan.
Tim Merah Putih dalam laga melawan Arab Saudi ini memang tampil luar biasa. Hal ini karena mereka dinilai memiliki motivasi tinggi untuk meraih kemenangan dan akhirnya mendapatkan hasil maksimal usai dipermalukan Jepang 0-4 di tempat yang sama. "Ketiga gelandang berperan dengan sangat baik, bisa dibilang sempurna," kata Shin Tae-yong. "Bukan hanya karena Marselino cetak 2 gol jadi saya katakan bagus tetapi semua bagus karena instruksi yang saya berikan diikuti dengan baik di lapangan," paparnya.
Dalam tiga hari latihan usai dikalahkan Jepang STY menginstruksikan agar para pemain mampu mengeksploitasi ruang kosong tim lawan dan hal itu diterapkan dengan apik.
"Seratus persen diterapkan taktik, memang selama 3 hari kami sudah latihan dengan adanya analisis dari staf pelatih semua," tutur Shin. "Arab Saudi pakai formasi 4-1-4-1, apalagi high pressing, jadi sering kali banyak ruang kosong di belakang lawan. Jadi saya memberikan instruksi kepada pemain untuk penetrasi ke belakang ketika transisi positif dan hal itu yang memang dilaksanakan oleh para pemain di lapangan," tutupnya.
Sementara Arab Saudi dengan kekalahan ini menempati peringkat keempat klasemen Grup C dengan enam poin. Mereka memiliki jumlah poin yang sama dengan Indonesia. China sendiri di laga yang sama malam tadi kalah 1-3 dari Jepang sementara Bahrain ditahan imbang Australia 2-2 di kandang sendiri. Australia diposisi kedua dengan 7 poin sementara Jepang masih dipuncak klasemen dengan 16 angka dari 6 laga.
"Indonesia layak menang tapi ini baru satu pertandingan (masih ada laga lain), dan pada akhirnya kami akan mencapai tujuan kami," ujar pelatih Arab Saudi Herve Rennard.
Pria asal Perancis itu mengucapkan selamat atas torehan yang diciptakan Marselino. "Marselino berhasil mencetak dua gol, saya ucapkan selamat kepadanya," jelas Renard.
Marselino Ferdinand sendiri kini menorehkan catatan apik dalam karir sepakbolnya, yaitu sudah mencetak gol di ajang Piala Asia, Piala Asia U23 serta Kualifikasi Piala Dunia babak ketiga yang semua ditorehkannya dalam usia 20 tahun.
Kekalahan dalam laga ini sekaligus memperpanjang catatan buruk Elang buruk dalam empat pertandingan terakhir di Grup C. Sejak Arab Saudi menghadapi Jepang pada Oktober lalu, mereka belum berhasil mencetak gol ke gawang lawannya. Arab Saudi mencetak gol kala bersua China di laga kedua pada September silam.
Editor: Aspian Nur