Meski begitu, Pelatih Indonesia Shin Tae-yong memastikan mereka akan berjuang dengan mental yang kuat untuk bisa mengimbangi permainan Australia yang notabene tak terkalahkan di penyisihan Grup B lalu. "Akan sulit menghantam batu menggunakan telur, tetapi kita akan mencoba di turnamen ini. Mental pemain menentukan dan satu kesalahan bisa menjadi penentu hasil laga," tegas STY melansir dari laman pssi.org pagi ini.
Bahkan STY berangan-angan bisa bertemu Korea Selatan di perempat final. Diketahui Indonesia berada satu bagan dengan Korea Selatan. Andai Indonesia mengatasi Australia dan Korea Selatan menang atas Arab Saudi, maka skenario impian STY melawan negara sendiri bakal terwujud.
"Jika kita bermain baik lawan Australia dan mendapat hasilnya, dan Korea juga menang atas Arab Saudi, saya ingin pertandingan lawan Korea di perempat final. Itulah skenario saya," tegasnya.
Sementara full back Indonesia Pratama Arhan menegaskan bertekad memberi segenap kemampuan saat menghadapi Australia nanti. "Saya sangat senang dan persiapan saya sudah sangat siap untuk pertandingan nanti. Ofisial dan pelatih sudah bersatu untuk pertandingan nanti. Tentunya saya akan kerahkan yang terbaik," ujar Arhan "Jika saya diberi kepercayaan pelatih untuk bermain, saya siap mengerahkan segalanya untuk pertandingan ini," tegasnya.
"Persiapan kami para pemain, pelatih dan staf sangat baik. Pemain sangat siap untuk bertanding nanti dan pemain juga sudah sepakat untuk bekerja keras di lapangan," sebut Arhan lagi.
Timnas Indonesia baru sekali ini bermain di fase gugur Piala Asia. Dalam empat kesempatan sebelumnya, pada 1996, 2000, 2004, dan 2007, Skuad Garuda selalu gagal lolos dari fase grup.
sementara pelatih Australia Graham Arnold mengaku siap menghadapi permainan Indonesia dan juga mempersiapkan mental anak asuhnya.
"Indonesia kembali menunjukkan kekuatannya dalam persaingan. Setiap kali kami berada di lapangan, setiap kali kami mempersiapkan diri untuk pertandingan, kami selalu mempersiapkan diri untuk pertandingan yang sulit," kata Arnold.
Arnold pun menginstruksikan kepada anak asuhnya untuk tidak lengah dalam pertandingan nanti saat melawan Skuad Garuda.
Ia pun berharap dalam pertandingan nanti, anak asuhnya mampu memainkan pertandingan dengan optimal di semua lini. "Dalam setiap aspek, saya pikir setiap pemain secara individu dapat bermain lebih baik, setiap pemain dapat melakukan lebih baik. Jika mereka bermain lebih baik, maka tim akan bermain lebih baik," sebutnya.
Selain mengandalkan strategi, Arnold menyebutkan bahwa anak asuhnya juga memiliki mentalitas kuat yang telah menjadi ciri khas dari timnya. Sehingga, ia pun optimis timnya mampu memenangkan laga melawan Indonesia nanti. "Mentalitas adalah hal yang paling penting, pola pikir. Dan itulah DNA Australia, cara Australia," tutur Arnold.
Editor: Aspian Nur