Kendati pun klub berjuluk Laskar Pesisir tersebut berharap banyak dari Yunus Nusi sebagai Sekjen PSSI yang notabene berasal dari Kota Samarinda, Kalimantan Timur, namun secara tegas peraturan yang dibuat sejak awal tak bisa meloloskan anak asuh Rully Padengke ke tingkat nasional.
Privilege pun tak didapatkan saat asa itu digantungkan kepada Yunus. “Jatah Kaltim hanya satu karena hanya 16 tim yang ikut Liga 3 di North Districh,” ujar Yunus singkat kepada Korankaltim.com Jumat (19/1/2024) hari ini.
Hal itu disampaikan Yunus terkait dengan keinginan keinginan Sangkuliran FC agar memperjuangkan nasib mereka bisa mentas di tingkat nasional, bersaing dengan 64 tim yang lolos dari seluruh Indonesia.
Dengan apa yang disampaikan mantan Ketua Umum PSSI Kaltim itu, sudah tertutup peluang Sangkulirang FC untuk jadi pendamping Kartanegara FC ke tingkat nasional.
Sebelumya pada laga final Liga 3 Zona Kaltim Rabu (17/1/2024) sore lalu, Sangkulirang FC dikalahkan tim dari Kota Raja 0-3 di Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang.
Tiket otomatis lolos digenggam Kartanegara FC namun Rully Padengke kepada media ini menyatakan keinginan agar Yunus Nusi bisa memperjuangkan mereka juga lolos ke fase nasional mengingat banyaknya pemain lokal yang memperkuat Sangkulirang FC. “Terus terang kami juga tidak tahu apa ada peluang lolos ke nasional setelah kalah di final, tapi kami berharap seperti itu, apalagi Kaltim ada perwakilan di PSSI Pusat, Yunus Nusi. Mudah-mudahan beliau sebagai Sekjen PSSI bisa memperjuangan, apalagi Sangkulirang FC ini tim dari kampung yang diperkuat pemain lokal, pemain asli Kaltim. Kami juga berharap Asprov PSSI Kaltim mau memperjuangkan hal ini," ujar Rully Rabu (18/1/2024) kemarin.
Editor: Aspian Nur