Meski jatah satu tiket sudah digengggam tim dari Kota Raja berlaga pada Liga 3 Nasional yang diikuti 64 klub se-Indonesia, namun masih ada peluang bagi Laskar Pesisir, julukan Sangkuliran FC.
Berkaca pada Liga 3 pada tahun lalu, Kaltim mengirimkan dua klub perwakilannya yakni Persisam Samarinda dan Persikutim Kutai Timur, sehingga asa inilah yang saat ini dibutuhkan oleh Sangkulirang FC mengingat 98 persen klub sepak bola asal Kutai Timur ini bermaterikan pemain lokal alias local pride.
Kepada Korankaltim.com, Pelatih Sangkulirang FC Rully Padengke berharap kesempatan mereka berlaga di tingkat nasional diperjuangkan oleh pengurus Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Kaltim utamanya oleh Sekretaris PSSI Pusat Yunus Nusi yang notabene merupakan putra asli Kalimantan Timur.
“Terus terang kami juga tidak tahu apa ada peluang lolos ke nasional setelah kalah kemarin, tapi kami berharap seperti itu, apalagi Kaltim ada perwakilan di PSSI Pusat, Yunus Nusi. Mudah-mudahan beliau sebagai Sekjen PSSI bisa memperjuangan, apalagi Sangkulirang FC ini tim dari kampung yang diperkuat pemain local, anak-anak asli Kaltim daripada Kartanegara FC yang pemain lokalnya cuma beberapa orang," ujar Rully Kamis (18/1/2024) hari ini.
Mantan pemain Mitra Kukar di Liga 1 ini menyebutkan semua tergantung kebijakan Yunus Nusi dan perjuangan Asprov PSSI Kaltim karena tujuannya berkontribusi untuk memajukan dan mencetak bibit-bibit pesepakbola asli daerah.
"Sekarang tinggal dia pilih mau menciptakan mencetak atlet-atlet sepak bola yang bagus berarti harus memberi kesempatan anak-anak Sangkulirang, kami pemain lokal semua, cuma dua orang yang dari luar sisanya semua adalah anak Kaltim, ada asal Sangkulirang, Muara Kaman dan wilayah Kaltim lainnya," tegas Rully.
Editor: Aspian Nur