Penentu kemenangan Borneo FC lagi-lagi Felipe Cadenazzi. Pemain berusia 32 tahun dari Santa Fe, Argentina itu mencetak gol ke-7 nya musim ini, yang ketiga secara beruntun dalam tiga laga terakhir bersama Borneo FC.
Menghadapi Persis Solo pada putaran kedua Liga 1 yang bakal jadi laga penutup di Stadion Segiri karena akan direvonasi dan sementara waktu Borneo FC kemungkinan besar akan berlaga di Stadion Batakan Balikpapan, tim tamu justru memiliki dua peluang matang untuk mencetak gol di depan gawang Borneo FC yang gagal dimanfaatkan Ramadan Sananta menjadi gol.
Sementara Borneo FC dengan gaya bermain yang agak lambat memiliki banyak peluang, namun kepiawaian kiper Persis Solo Muhammad Riyandi membuat peluang demi peluang yang tercipta berhasil digagalkan, diantaranya lewat sepakan Stefano Lilipaly, Cadenazzi dan Muhammad Sihran Amarullah.
Berimbang tanpa gol dibabak pertama, gol baru tercipta untuk Borneo menit 57 babak kedua dari sepakan Cadenazzi setelah menerima umpan cut back dari Lilipaly.
Kendati tetap tampil menyerang nyatanya tak ada gol tambahan untuk Borneo FC, begitu pula untuk Persis Solo yang ditangani pelatih Leonardo Medina, peluang mereka lewat Alexis Messidoro beberapa kali mampu ditahan kiper Nadeo Argawinata.
Kemenangan sekaligus jadi revans bagi Borneo FC yang pada putaran pertama lalu kalah 1-2 di markas Persis Solo. Sang lawan kini tertahan di posisi ke-12 klasemen dengan 24 poin dari 19 laga yang sudah mereka lakoni.
Anak-anak dari Kota Tepian semakin “beku” di puncak klasemen dan selanjutnya akan menjalani partai tandang Derby Papadaan menghadapi Barito Putera Banjarmasin pada 2 Desember hari Sabtu akhir pekan ini.
Editor: Aspian Nur