Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Umum Setda Kaltim, Astri Intan Nirwan, menyampaikan anggaran tersebut bukan semata-mata untuk kebutuhan pribadi kepala daerah.
Dia menyebut, istilah belanja jasa pencucian pakaian kepala daerah yang beredar di media sosial merupakan penamaan dalam dokumen anggaran yang menyesuaikan dengan nomenklatur pada sistem pemerintah.
Namun, menurut Astri, peruntukannya jauh lebih luas dari sekadar mencuci pakaian gubernur.
“Anggaran itu sebenarnya untuk kebutuhan rumah tangga di rumah jabatan, bukan hanya pakaian kepala daerah saja. Itu mencakup berbagai item seperti karpet, bed cover, taplak meja, hingga fasilitas lainnya,” ujar Astri, Senin (4/5/2026).
Dia menerangkan, anggaran tersebut juga digunakan untuk mendukung operasional di enam gedung rumah jabatan yang rutin menjadi lokasi berbagai kegiatan resmi.
Gedung-gedung tersebut kata Astri, kerap dipakai untuk acara kedinasan, sosial, keagamaan, hingga kegiatan organisasi masyarakat.
Menurutnya, sejak adanya kebijakan efisiensi penggunaan anggaran, kegiatan yang sebelumnya dilakukan di hotel kini dialihkan ke fasilitas milik pemerintah. Hal ini menyebabkan intensitas penggunaan rumah jabatan meningkat signifikan.
“Sekarang banyak kegiatan dilakukan di rumah jabatan, mulai dari jamuan resmi, kegiatan masyarakat, hingga acara keagamaan. Semua itu tidak dipungut biaya, sehingga kebutuhan operasional termasuk laundry menjadi tanggung jawab pemerintah,” ucapnya.
Astri juga menekankan, fasilitas di rumah jabatan cukup lengkap, termasuk guest house dengan puluhan kamar yang digunakan untuk tamu VIP. Tidak jarang, kata dia, tamu dari kalangan pejabat pusat hingga gubernur dari provinsi lain menginap di sana.
“Di guest house ada sekitar 12 kamar dan di rumah jabatan ada 10 kamar, itu dipakai untuk tamu-tamu penting, dan setiap pergantian tamu tentu perlu dilakukan pencucian sprei, bed cover, dan perlengkapan lainnya,” katanya.
Selain itu, menurutnya terdapat pula musala yang aktif digunakan untuk kegiatan keagamaan seperti pengajian dan majelis taklim. Kegiatan ini ungkap Astri, berlangsung hampir setiap hari dan turut menambah kebutuhan perawatan fasilitas.
Editor: Erwin