Bulan Depan Kurang Bayar DBH Kaltim Cair Rp1,1 Triliun
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Rahmat Surya
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pemerintah pusat akan mencairkan kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) untuk Kalimantan Timur setelah ditagih oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).
Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang menyebut pemprov sudah menagih ke pemerintah pusat untuk dapat menyalurkan kurang bayar DBH dari tahun 2023 dan pencairan dana tersebut dipastikan November bulan depan.
“Insya Allah November mendatang keluar lagi anggaran dari pusat, kemungkinan (total) sebesar Rp1,1 Triliun," kata Seno Aji kepada Korankaltim.com Senin (13/10/2025).
Hanya saja untuk pencairan DBH yang dialokasikan tahun diakuinya juga masih kurang dari total anggaran. Untuk itu, Seno juga menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih kurang sekitar Rp3 Triliun.
"Ini yang terus di dorong, supaya kegiatan operasional yang sebelumnya berasal dari DBH bisa menggunakan PAD Kaltim," papar Seno.
Disinggung perihal apakah ada bantuan keuangan ke kabupaten/kota akibat imbas pemangkasan anggaran yang berkurang di kabupaten kota, pemprov sudah mengalokasikan terkait hal itu. "Tapi kan sama-sama berkurang ni (anggaran dari pusat) baik provinsi maupun kabupaten/kota," ungkapnya.
Pemprov Kaltim mendorong seluruh daerah di Benua Etam untuk menggenjot pendapatan daerah masing-masing dan mengingatkan jangan hanya berpangku tangan terhadap DBH.
"Harus bisa ditingkatkan PAD, selain itu kami juga akan diskusi mana saja kegiatan yang bisa digabungkan antara pemerintah kabupaten/kota," tutup Seno.
Editor: Aspian Nur










