Sebelumnya, warga RT 36, Kelurahan Loa Bakung, Samarinda, sempat panik karena Agung tak kunjung kembali usai pamit membeli mi pada sore hari.
Dandru Beat 7 Polresta Samarinda, Aipda Haris Sifrent, mengatakan pencarian langsung dilakukan begitu laporan diterima. Namun, pencarian sempat dihentikan sementara menjelang siang untuk beristirahat dan direncanakan dilanjutkan pada sore hari.
Sebelum tim kembali menyisir lokasi, Ketua RT 36, Ramli, menerima kabar mengejutkan, Agung ternyata sempat mendatangi Polsek Samarinda Seberang.
“Sekitar pukul 16.00 Wita saya dapat kabar bahwa Agung datang ke Polsek Samarinda Seberang. Saya bersama Babinsa langsung menuju ke sana untuk memastikan kebenarannya,” kata Ramli.
Menurut keterangan petugas, Agung sempat mengatakan ingin berangkat ke Jawa. Bahkan, ia sudah sempat diantar anggota Beat 8 menuju Terminal APT Pranoto.
Bahkan, petugas sempat memberi bantuan uang tunai Rp50 ribu untuk ongkos dan membeli sandal, karena alas kaki Agung tertinggal di rumah.
Bukannya ke terminal, Agung malah terlihat berada di lingkungan Polresta Samarinda, tepatnya di area masjid dan kantin.
“Ketika anggota melihat dan menanyai identitasnya, langsung kami amankan. Setelah kami cocokkan dengan keterangan keluarga dan video call bersama ketua RT, ternyata benar itu Agung,” jelas Haris.
Kepastian bahwa Agung ditemukan dalam keadaan sehat membawa kelegaan bagi keluarga dan warga sekitar. Dari penuturan kerabatnya, Agung memang dikenal memiliki kebiasaan berjalan sendirian tanpa memberi tahu siapa pun.
Pamannya, Andi Wawa, menjelaskan bahwa Agung baru tiba di Samarinda setelah menyelesaikan kontrak kerja di Sangatta.
“Dia menginap sementara di rumah sepupunya menunggu ayahnya datang. Rencananya nanti mereka akan berangkat bersama ke Tenggarong untuk pekerjaan baru. Memang anaknya suka jalan sendiri,” tuturnya.
Kejadian ini sempat membuat warga Loa Bakung geger karena mengira Agung tersesat di hutan. Namun berkat koordinasi cepat antara aparat kepolisian, relawan, dan masyarakat, situasi berhasil dikendalikan, dan Agung pun kembali dalam keadaan aman.
Editor: Erwin