Mega proyek yang telah menghabiskan anggaran ratusan miliar tersebut sudah tidak pernah dilanjutkan sejak mulai dikerjakan pada 2012 silam. Oleh karenanya, pemerintah provinsi merencanakan untuk mengalokasikan anggaran di tahun 2025 untuk menuntaskan infrastruktur tersebut
“Mudah-mudahan kita anggarkan untuk tahun ini, kita sambung,” ungkapnya, Selasa (1/4/2025).
Lanjutnya, ada beberapa kemungkinan metode penganggaran yang akan dilakukan untuk menyambung jembatan tersebut, seperti diantaranya penganggaran tahun jamak atau Multi Years Contract (MYC).
“Mungkin kita MYC dan kita bekerja sama dengan pemerintah kabupaten untuk memastikan ATJ terhubung dan kemudian kita cari alternatif untuk jalan ke Kota Bangun,” ucapnya.
Wagub Kaltim tegaskan apabila ke depan jembatan tersebut akan tersambung serta akses jalan sudah memadai, maka jarak tempuh ke Kutai Barat akan semakin singkat.
Editor: Erwin