Retreat digelar sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang melantik seluruh kepala daerah tersebut pada Kamis (20/2/2025) dua hari lalu di Istana Presiden Jakarta.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud ikut dalam retret tersebut yang merupakan bagian dari orientasi, pembekalan dan pelatihan bagi pejabat negara, termasuk menteri dan kepala daerah, untuk memperkuat pemahaman serta kesiapan mereka dalam menjalankan tugas kepemimpinan.
Kepada Korankaltim.com Sabtu (22/2/2025) hari ini, Rudy Mas'ud menyampaikan dirinya tidak melakukan persiapan khusus untuk mengikuti retret ini dan hanya menjaga kesehatan agar dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan selama sepekan penuh.
“Semoga semuanya lancar dan apa yang didapat dalam retret ini bisa diimplementasikan di Kaltim serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Rudy saat dihubungi siang tadi.
Dalam pelaksanaan retreat tersebut, para kepala daerah mendapatkan lima materi pokok pembekalan utama sebagai kepala daerah, pertama pemahaman tentang tugas pokok, kedua pemahaman tentang Astacita yang merupakan delapan visi pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Ketiga membangun kedekatan emosional antar kepala daerah demi kelancaran pembangunan di daerah ke depan, keempat tentang pengelolaan anggaran karena kepala daerah perlu mengawal uang rakyat serta kelima kepala daerah akan diberikan materi tentang ketahanan nasional dan wawasan kebangsaan. Ini bertujuan menjadikan kepala daerah sebagai garda terdepan pemersatu bangsa sekaligus tokoh nasionalis.
Berbagai narasumber dihadirkan dalam pelaksanaan retreat tersebut, mulai dari para menteri, Widyaiswara dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), hingga Presiden RI, Prabowo Subianto, yang akan memberikan arahan langsung kepada para kepala daerah.
Editor: Aspian Nur