Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataraan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Rezky Samudra Aprilyan mengatakan, angka persentase tersebut didapat hingga per Selasa (4/6/2024) kemarin. “Karena untuk penggalian dalam sehari ini bisa mencapai 1-2 meter dari satu sisi,” ungkap pria yang akrab disapa Rezky.
Dikatakannya, jika dilihat banyaknya galian yang didapat bergantung dari kemampuan alat dan kondisi di lapangan. Berdasarkan hal itu, memungkinkan jika pekerjaan dilakukan dari kedua segmen bisa menembus 4 meter penggalian dalam sehari.
“Kalau dari kedua segmen kan bisa sampi 4 meter sehari. Kalau semuanya bagus, dari pekerja fit dan alat juga oke. Kemudian kondisi didalam terkendali, bisa lebih dari itu,” bebernya.
Dikatakannya, meski pekerjaan penggalian bisa saja dilakukan lebih dari yang sudah dilakukan, Rezky mengaku pihaknya tak ingin memaksakan dan lebih baik berjalan sebagaimana mestinya, apalagi pengerjaan terowongan ini berbeda dengan pekerjaan lain yang posisinya di dalam tanah, tentu ada banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi.
Rezky juga menjelaskan, tiap kali dilakukan penggalian, pihaknya harus mengkaji jenis batuan (face maping) yang ikut terkeruk, meski pengkajian batuan tersebut tidak mempengaruhi lama pengerjaan.
Perkiraan sementara ini, pihak PUPR optimis bahwa kedua segmen ini bisa tembus pada Oktober 2024 ini. Meskipun penggalian rampung, namun mesti dilakukan uji kelayakan lagi dengan Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).
“Jadi ketika sudah selesai, masih ada proses setelahnya yang harus dilalui. Tetapi itu kita tidak bisa memastikan waktunya berapa lama untuk uji kelayakan itu, karena nanti akan ada revisi dari sana, lalu kita sesuaikan lagi, kemudian di presentasikan lagi, begitu siklusnya sampai final. Polanya seperti sidang skripsi, revisi dan perbaiki,” lanjutnya.
Adapun panjang terowongan ini hingga portal mencapai 426 meter, dan diperkirakan menggunakan dua jalur dengan masing-masing 3,5 meter. Terowongan ini nantinya bisa dilintasi mobil dan sepeda motor selama 24 jam.
Editor: Maruly Z